Beranda Blog Store
Artificial Intelegence

OpenClaw: Apa Itu, Cara Kerjanya, dan Panduan Instalasi Langkah demi Langkah di Linux

23 Agu 2026 Hartono 5 menit baca 10 Dilihat

Halo, Rekan ArtonLabs. Kalau Anda penasaran dengan asisten AI yang sepenuhnya berjalan di server sendiri, tulisan ini adalah tempat yang tepat untuk memulai.

Beberapa minggu terakhir kami mencoba OpenClaw di sebuah VPS uji, dan ini salah satu proyek open source yang paling menarik untuk orang yang ingin punya asisten AI pribadi tanpa menyerahkan percakapannya ke layanan pihak ketiga. Tulisan ini merangkum apa itu OpenClaw, bagaimana ia bekerja, dan langkah pemasangannya di Linux sampai asisten itu bisa diajak bicara lewat Telegram. Semua perintah di sini diambil dari dokumentasi resminya dan kami coba sendiri.

Daftar Isi

Apa Itu OpenClaw?

OpenClaw menyebut dirinya "asisten AI pribadi yang berjalan di perangkat Anda sendiri dan menemui Anda di kanal yang sudah Anda pakai". Artinya, alih-alih membuka aplikasi chat baru, Anda mengobrol dengan asisten itu lewat WhatsApp, Telegram, Slack, Discord, Google Chat, Signal, atau iMessage. Asistennya bisa memakai alat (tools): membaca berkas, menjalankan perintah, mengakses web, dan menjalankan tugas terjadwal, tergantung izin yang Anda berikan.

Kode sumbernya terbuka di GitHub dan dirancang untuk satu operator: Anda. Ini bukan platform chatbot untuk pelanggan, melainkan asisten untuk pemiliknya sendiri, dengan kendali penuh atas model yang dipakai dan data yang disimpan.

Cara Kerjanya: Gateway, Model, dan Kanal

Ada tiga bagian yang perlu dipahami. Pertama, Gateway, proses lokal yang menjadi pusat kendali: ia menyimpan sesi percakapan, mendaftarkan alat, menerima peristiwa, dan memegang sambungan ke kanal pesan. Gateway mendengarkan di port 18789 secara bawaan. Kedua, penyedia model: Gateway tidak membawa model sendiri, ia memanggil model dari penyedia yang Anda pilih, entah layanan cloud maupun Ollama di mesin Anda. Ketiga, kanal: jembatan dari aplikasi pesan ke Gateway. Antarmuka web (Control UI), CLI, dan TUI semuanya hanya klien yang bicara ke Gateway yang sama.

Dengan susunan ini, mengganti model tidak mengubah kanal, dan menambah kanal tidak mengubah model. Konfigurasinya disimpan di ~/.openclaw/, dan lokasi itu bisa dipindahkan dengan variabel OPENCLAW_HOME.

Persyaratan Sistem

OpenClaw ditulis di atas Node.js dan membutuhkan Node 22.22.3 ke atas (atau 24.15+, 25.9+). Ia berjalan di Linux, macOS, dan Windows lewat WSL2. Untuk VPS, 2 GB RAM sudah cukup untuk Gateway-nya sendiri; yang menentukan kebutuhan memori sebenarnya adalah model lokal kalau Anda memilih Ollama. Dengan model cloud, VPS kecil pun lega.

Pasang Node 22 lebih dulu kalau belum ada. Di Ubuntu, cara yang paling sedikit masalahnya adalah lewat repositori NodeSource:

curl -fsSL https://deb.nodesource.com/setup_22.x | sudo -E bash -
sudo apt install -y nodejs
node -v

Instalasi di Linux

Ada tiga jalur resmi. Yang paling singkat adalah skrip installer:

curl -fsSL https://openclaw.ai/install.sh | bash

Kalau Anda sudah mengelola Node sendiri dan lebih suka paket npm:

npm install -g openclaw@latest --allow-scripts=openclaw

Dan untuk yang ingin membangun dari sumber, misalnya karena ingin membaca kodenya dulu:

git clone https://github.com/openclaw/openclaw.git
cd openclaw
pnpm install
pnpm build
pnpm ui:build

Setelah terpasang, jalankan wizard onboarding. Tambahkan --install-daemon supaya Gateway dipasang sebagai layanan yang hidup lagi setelah reboot:

openclaw onboard --install-daemon

Wizard akan menanyakan penyedia model, kunci API kalau diperlukan, dan pengaturan Gateway. Setelah selesai, periksa dan buka dasbornya:

openclaw gateway status
openclaw dashboard

Perintah dashboard membuka Control UI di browser. Kirim satu pesan di sana untuk memastikan semuanya hidup sebelum menyambungkan kanal apa pun. Untuk menghentikan Gateway, pakai openclaw gateway stop.

Menghubungkan Model: Cloud atau Lokal dengan Ollama

Kalau Anda memilih penyedia cloud saat onboarding, tidak ada yang perlu diatur lagi. Yang lebih menarik bagi kami adalah model lokal. OpenClaw mendeteksi Ollama di http://127.0.0.1:11434 begitu Anda menyatakan ingin memakainya lewat variabel lingkungan:

export OLLAMA_API_KEY="ollama-local"

Nilai itu bukan kunci sungguhan, hanya penanda bahwa Ollama lokal diizinkan. Untuk Ollama di mesin lain atau port berbeda, tambahkan ke ~/.openclaw/openclaw.json:

{
  models: {
    providers: {
      ollama: {
        baseUrl: "http://ollama-host:11434",
        api: "ollama",
        apiKey: "ollama-local",
        timeoutSeconds: 300,
        models: [
          { id: "qwen3:8b", name: "qwen3:8b", input: ["text"],
            contextTokens: 32768, params: { num_ctx: 32768 } }
        ]
      }
    }
  }
}

Dua hal penting dari dokumentasinya. Jangan menambahkan /v1 pada URL, karena jalur itu memakai mode kompatibel OpenAI yang pemanggilan alatnya tidak andal; jalur native Ollama yang dipakai. Dan model yang terdeteksi otomatis harus punya jendela konteks minimal 16K token serta mendukung tool calling; Ollama sendiri menyarankan 64K untuk OpenClaw. Artinya model 1 sampai 3 miliar parameter dengan konteks kecil akan mengecewakan di sini. Di VPS tanpa GPU, model 7 sampai 8 miliar parameter dengan konteks 32K masih bisa berjalan, tetapi lambat; kami bahas pilihan perangkat kerasnya di artikel tentang Ollama.

Setelah itu, tarik model dan jadikan bawaan:

ollama pull gemma4
openclaw models list --provider ollama
openclaw models set ollama/gemma4

Model dirujuk dengan awalan ollama/, misalnya ollama/qwen3:8b. Ollama juga menyediakan jalan pintas ollama launch openclaw yang mengotomatiskan pemasangan dan pemilihan model, kalau Anda memulai dari sisi Ollama.

Menyambungkan ke Telegram

Dokumentasinya menyebut Telegram sebagai kanal paling cepat disiapkan karena hanya butuh token bot. Buat bot lewat BotFather di Telegram, salin tokennya, lalu jalankan konfigurasi kanal:

openclaw configure --section channels

Pilih Telegram, tempel token, dan tentukan siapa yang boleh mengirim pesan ke asisten. Bagian terakhir ini jangan dilewati: asisten yang bisa menjalankan alat di server Anda tidak boleh menerima perintah dari sembarang orang yang menemukan bot-nya.

Catatan Keamanan

Perlakukan OpenClaw seperti akun shell. Batasi pengirim yang diizinkan, jalankan Gateway sebagai pengguna biasa, bukan root, dan beri asisten hanya alat yang memang dibutuhkan. Kalau Gateway harus dijangkau dari luar, letakkan di belakang reverse proxy dengan HTTPS dan autentikasi, jangan membuka port 18789 langsung ke internet. Dan simpan ~/.openclaw/ dalam backup, karena di situlah konfigurasi dan sesi Anda hidup.

Penutup

OpenClaw terasa seperti proyek yang dibuat oleh orang yang memang ingin memakai asistennya setiap hari: pemasangannya singkat, konsep Gateway-nya rapi, dan dukungan Ollama membuat seluruh percakapan bisa tinggal di server sendiri. Kalau Anda ingin mencobanya, mulailah dari model cloud untuk memastikan alurnya jalan, lalu pindah ke Ollama setelah nyaman. Artikel berikutnya membahas cara memasang Ollama dan memilih model yang masuk akal untuk VPS.

Selamat mencoba, Rekan ArtonLabs. Kalau OpenClaw Anda sudah menjawab pesan pertama di Telegram, kami ingin mendengarnya; kabari lewat halaman kontak.